Cara Menggunakan Alat Pelindung Diri yang Benar

Alat pelindung diri sangat penting digunakan oleh petugas medis dalam menangani pasien covid-19. Alat ini. Alat ini sesuai dengan standar dan harus digunakan agar petugas kesehatan yang sedang membantu menyembuhkan pasien terpapar virus corona bisa aman.


Petugas kesehatan ini merupakan garda terdepan dalam mengatasi penyebaran virus corona. Harapannya adalah dengan menggunakan alat ini maka petugas kesehatan bisa terlindungi serta menyembuhkan pasien covid.

Bagaimana Prosedur Memakai APD? 
Ada prosedur dalam memakai ataupun melepas alat pelindung diri agar bisa berfungsi dengan baik dan memutus rantai penyebaran virus corona. Langkah pertama untuk memakainya adalah dengan menggunakan baju serta sepatu khusus terlebih dahulu kemudian lanjutkan dengan mencuci tangan menggunakan sabun.

Urutan berikutnya adalahb memakai topi bedah sekali pakai, masker untuk pelindung medis yang disebut juga dengan N95, serta sarung tangan dalam.  Petugas melanjutkan dengan memakai kacamataa pelindung serta sarung tangan karet sekali pakai.

Petugas yang sedang menangani virus covid19 ini diharapkan memakai alat untuk perlindungan diri ini sesuai prosedur yang ada. Pada saat melepasnya pun juga harus menggunakan aturan, sehingga tidak menjadikan penyebaran virus corona ini.

Langkah-langkah dalam pemakaian dan juga pelepasan pelindung diri untuk menghadapi corona ini harus dilakukan dengan benar. Hal yang harus diperhatikan oleh petugas medis adalah selalu mencuci tangan setiap melepas perlengkapan demi perlengkapan.

Langkah pertama dalam melepasnya adalah diawali dengan mengganti sarung tangan dan kemudian pakaian pelindungnya. Petugas kesehatan melanjutkan dengan melepaskan kacamata lalu masker, dan kemudian topi. Langkah terakhir dalam melepas pakaian pelindung ini adalah melepaskan sarung tangan. Petugas harus selalu mencuci tangan setiap melepas sati perlengkapan demi perlengkapannya.

Penggunaan alat pelindung untuk mencegah tertularnya dokter dari virus corona ini harus sesuai dengan prosedur. Hal yang harus diperhatikan adalah semua alat pelindung tersebut harus digunakan dalam sekali pakai saja.

Petugas yang telah selesai memakainya maka harussegera membuangnya dan tidak dibisa digunakan lagi. Semua alat tersebut memang berfungsi untuk sekali pakai saja kecuali sepatu dan kacamatanya saja.

Alat pelindung berupa sarung tangan yang berhubungan langsung dengan pasien covid menjadikan petugas kesehatan harus membuangnya setiap  menanangani satu pasien. Hal tersebut harus dilakukan karena sarung tangan tersebut adalah alat yang berhubungan langsung dengan pasien dengan virus corona di dalam tubuhnya.

Bagi petugas kesehatan dalam menangani virus corona harus memperhatikan durasi pemakaian masker yang dipakainya. Masker tersebut harus dibuang dan diganti setiap 4 sampai 6 jam atau saat dirasa sudah basah.

Topi Anti Corona Sebagai Proteksi Bagi Warga
Bagi masyarakat saat ini, sebaiknya selalu melakukan langkah pencegahan penyebaran virus corona ini. Ada berbagai langkah yang bisa dilakukan oleh masyarakat agar bisa terhindar dari penyebaran virus corona.

Pemerintah menghimbau kepada seluruh orang yang berada di Indonesia supaya tidak keluar rumah dan hanya pada saat benar-benar penting saja ia keluar rumah. Pada saat harus keluar rumah maka usahakan untuk memakai masker dan juga bisa menambahkan topi anti corona.

Pada setiap kali kesempatan usaha untuk sesering mungkin melakukan cuci tangan, terutama pada saat sesampai di rumah dari perjalanan. Usahakan untuk mencuci tangan serta kaki dengan menggunakan sabun saat sebelum memasuki rumah.

Sesampainya di dalam rumah bisa segera mandi dan mencuci pakaian yang telah digunakan untuk aktivitas di luar tadi. Masyarakat juga bisa mengupayakan memakai masker serta membeli topi anti corona untuk menghindarkan diri dari penyebaran covid19.
Previous PostPosting Lama Beranda