Mengenal Jenis-Jenis Imunisasi Kucing yang Sangat Diperlukan

Merawat kucing tidak hanya memberikan makan saja, namun Anda juga harus memperhatikan kesehatannya dengan rajin memberikan imunisasi kucing. Fungsi imunisasi pada kucing ini dilakukan untuk mencegah penularan virus yang berbahaya pada kucing. Salah satu cara melakukan imunisasi adalah dengan memberikan vaksin


Jenis Vaksin untuk Kucing 
Ada beberapa jenis vaksin yang diberikan kepada kucing untuk mendukung kesehatannya. Nah, bagi Anda yang memiliki kucing, sudahkah berikan vaksin di bawah ini pada kucing Anda?

1. Vaksin Feline Panleukopenia herpesvirus calicivirus (FVRCP/HCP)
Vaksin pertama yang bisa Anda berikan untuk kucing Anda adalah FVRCP/HCP. Ini adalah vaksin yang digunakan untuk menangkal beberapa jenis penyakit yang cukup berbahaya pada kucing.

Vaksin ini diberikan pada saat kucing berusia 3 sampai 4 minggu hingga 16 minggu. Nah, pemberian vaksin ini juga akan diulang setiap tiga tahun sekali. Tujuannya untuk mencegah beberapa penyakit seperti tricat.

2. Vaksin Tricat
Jenis vaksin yang satu ini juga sangat diperlukan oleh kucing. Vaksin ini digunakan untuk melindungi kucing dari berbagai jenis penyakit berbahaya seperti feline panleucopenia, feline calicivirus dan juga feline rhinotracheitis.

Namun, sebelum melakukan vaksin ini, ada baiknya jika kucing melakukan pemeriksaan umum terlebih dahulu di dokter hewan. Jika sudah, dokter akan memberikan obat cacing da baru deh kucing bisa melakukan vaksin ini.

3. Vaksin Feline Leukemia
Ini adalah salah satu jenis vaksin untuk kucing yang sangat direkomendasikan. Imunisasi kucing dengan menggunakan vaksin ini sangat direkomendasikan untuk Anda yang memiliki kucing dan suka main di luar rumah.

Vaksin ini diberikan selama satu tahun sekali ada kucing Anda. Namun, jika kucing Anda hanya ada di dalam rumah saja, maka Anda bisa memberikan vaksin ini ataupun tidak.

4. Vaksin Tricat 
Ini adalah vaksin yang diberikan pada kucing dengan rentan usia antara 12 sampai 14 minggu. Jenis vaksin ini punya kegunaan untuk mencegah penyakit berbahaya seperti feline rhinotracheitis, feline panleucopenia, feline calicivirus, dan chlamydia pada kucing kesayangan Anda.

Jenis vaksin ini jika dilihat secara sekilas hampir sama dengan vaksin lainnya. Hanya saja vaksin ini ditujukan untuk pemeliharaan tricat. Namun, fungsinya sendiri dukup berbeda dengan tricat. Nah, tahapan pemberian vaksin ini sendiri terbilang sama lho.

5. Vaccine Associated Fibrosarcoma
Jenis vaksin berikutnya yang dilakukan untuk imunisasi kucing adalah Vaccine Associated Fibrosarcomas. Ini adalah sebuah vaksin yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit fibrosarcoma atau tumor pada jaringan kolektif.

Tidak hanya itu saja, namun vaksin ini juga digunakan untuk mencegah alergi pada kucing yang terjadi akibat penyakit pada kucing lain. nah, tumor ini juga bisa meluas ke bagian jaringan yang ada di bawahnya.

Tumor pada kucing ini sebenarnya jarang terjadi. Namun tidak masalah jika melakukan vaksin ini mengingat perbandingannya adalah terjadi pada 1:1000 sampai 3000 kucing.

6. Vaksin rabies
Bukan hanya anjing saja yang butuh vaksin ini, namun kucing juga membutuhkan vaksin rabies. Vaksin rabies diberikan pada kucing yang berusia 2 minggu. Tujuan pemberian vaksin ini digunakan untuk mencegah penyakit rabies yang menyerang kekebalan tubuh dan bisa menular pada siapa saja.

Jika kucing peliharaan Anda sampai terkena rabies, maka yang perlu Anda lakukan adalah selalu menggunakan sarung tangan ada saat melakukan pemeliharaan. Jangan biarkan air liur  mengenai anda. Jangan biarkan pula kucing menggigit agar tidak tertular.

Dengan memberikan imunisasi kucing secara teratur melalui vaksin di atas. Hal ini bisa dijadikan sebagai salah satu upaya untuk menjaga kesehatan kucing dari penyakit yang berbahaya.
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda